Breaking News

    4 Elemen Penting untuk Mengajari Anak Bersyukur

    4 Elemen Penting untuk Mengajari Anak Bersyukur

    Bersyukur bukan sekadar mengucapkan kata “terima kasih”. Para periset di University of North Carolina (UNC) di Greensboro berpendapat bahwa rasa syukur pada anak-anak melibatkan perspektif dan pengetahuan emosional, keterampilan yang mulai berkembang pada anak lebih cepat sekitar usia tiga sampai lima tahun.

    Anak-anak mungkin mengerti apa yang penting tentang rasa syukur berdasarkan perilaku orang tua mereka. Pesan perilaku ini pada gilirannya dapat mengubah bagaimana anak menunjukkan rasa syukur. Lalu, bagaimana orang tua mendorong rasa syukur anak-anak? Sebuah penelitian menemukan cara untuk membantu anak-anak lebih memperhatikan bahwa apa yang mereka terima merupakan hal yang patut disyukuri. Tapi membantu mereka memahami karunia itu, melalui pemikiran dan perasaan mereka, mungkin merupakan kunci pengalaman rasa syukur secara lebih spesifik. Bagaimana orang tua bisa melakukan itu? Dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang merupakan elemen penting dari rasa syukur. Berikut adalah 4 elemen tersebut:

    1. PEMBERITAHUAN

    Apa yang telah Anda berikan atau apa yang sudah Anda miliki dalam hidup Anda yang harus dan telah Anda syukuri? Apakah ada hadiah di balik karunia yang Anda syukuri tersebut, seperti seseorang yang memikirkan apakah Anda cukup atau pantas untuk diberikan hadiah? Intinya adalah, Anda harus mengajarkan anak Anda bahwa sesuatu terjadi bukan tanpa alasan. Ia mendapatkan sesuatu sebab ia pantas mendapatkannya, dan itu, tentu saja, patut disyukuri,.

    2. BERPIKIR

    Menurut Anda mengapa Anda menerima hadiah ini? Apakah Anda pikir berutang balasan kepada pemberi barang tersebut? Apakah Anda pikir Anda mendapatkan hadiah itu karena sesuatu yang Anda lakukan sendiri? Menurut Anda, hadiah itu adalah sesuatu yang harus diberikan pemberi itu? Jika Anda tidak menjawab pertanyaan ini, berarti Anda mungkin lebih bersyukur.

    3. MERASA

    Apakah itu membuat Anda merasa senang mendapatkan hadiah ini? Apa yang Anda rasakan? Apakah dengan mendapatkan hadiah tersebut membuat Anda merasa bahagia? Pertanyaan-pertanyaan ini membantu anak menghubungkan perasaan positif mereka dengan pemberian yang mereka terima dalam hidup mereka.

    4. MELAKUKAN

    Apakah Anda ingin menunjukkan perasaan Anda tentang pemberian ini? Apakah perasaan yang Anda miliki tentang pemberian ini membuat Anda ingin berbagi perasaan itu dengan memberikan sesuatu kepada orang lain? Mendorong anak-anak setelah mengalami rasa syukur untuk memotivasi tindakan syukur, apakah itu tindakan menghargai atau membalasnya kelak, dapat membantu anak-anak menghubungkan pengalaman dan tindakan mereka di dunia.

    Jenis-jenis pertanyaan ini dapat membantu anak-anak untuk lebih memahami mengapa mereka menerima hadiah dari orang lain atau memperhatikan apa yang telah mereka miliki di dunia ini. Pada gilirannya, kita berpikir bahwa menerima sesuatu dapat memotivasi tindakan syukur terhadap orang lain. Dan itu akan memberi orang tua alasan untuk merasa bangga dengan anak-anak yang tidak hanya mengucapkan terima kasih, tapi lebih penting lagi, mereka memahami mengapa mereka harus bersyukur akan apa yang tekah diterimanya.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: