Breaking News

    5 Mitos yang Salah Tentang Kecemasan

    5 Mitos yang Salah Tentang Kecemasan

    Psikolovers, anxiety, atau kecemasan, merupakan sebuah kondisi yang cukup banyak terjadi. Penyebab kecemasan dan tingkat keparahannya juga beragam. Tapi, tahukah kalian, di kalangan orang awam, terdapat beberapa anggapan yang salah tentang kecemasan. Dilansir dari psychologytoday.com, ini dia lima anggapan yang salah tentang kecemasan.

    1. Kecemasan bisa mudah dikenali

    Seseorang yang memiliki kecemasan bisa terlihat baik-baik saja di luar. Banyak kasus seseorang yang mengalami kecemasan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tandanya di lingkungan sosial. Misalnya saja, seseorang mungkin jantungnya berdebar kencang dan merasa cemas yang hebat, tapi bahkan seorang ahli juga akan sulit untuk mendeteksinya.

    2. Seseorang akan merasa cemas setiap kejadian yang sama terulang

    Perilaku orang berbeda-beda setiap waktunya. Orang yang mudah cemas tidak selalu mengalami kecemasan di situasi yang sama. Mood juga mempengaruhi perilakunya. Sehingga kecemasannya itu tidak saja bergantung pada situasi yang terjadi, tapi faktor lain di lingkungan maupun di dirinya sendiri.

    3. Jika seseorang mengalami kecemasan, kita seharusnya menenangkannya

    Respon orang lain seperti “tenanglah, semua akan baik-baik saja,” pada orang yang mengalami kecemasan tidak secara signifikan mengurangi kecemasannya. Selain itu, bagi mereka yang mengalami kecemasan, bukanhal yang mudah untuk menjadi tenang. Kata-kata yang diberikan tanpa kehati-hatian justru bisa memperparah kecemasan seseorang.

    4. Orang dengan kecemasan itu orang yang lemah

    Banyak orang yang berusaha keras untuk mengatasi kecemasannya. Misalnya saja orang yang mengalami fobia, banyak dari mereka mencoba untuk menghilangkan fobianya dengan menghadapi sumber kecemasannya. Jadi anggapan bahwa orang yang mengalami kecemasan adalah orang yang lemah jelas tidak benar.

    5. Kecemasan bukan masalah besar

    Karena kanyak orang biasa mengalami kecemasan, terkadang mereka yang tidak menderitanya akan berpikir bahwa kecemasan bukanlah masalah besar. Tapi, bagi orang yang mengalami gangguan kecemasan, hal itu merupakan hal yang membebani. Mereka merasakan stress dan cemas dari waktu ke waktu.

     

    Kecemasan memang bukan hal sepele. Namun bisa diatasi dengan terapi yang rutin dan kemauan dari penderitanya untuk menghilangkan hal tersebut dengan bantuan profesional.

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: