Breaking News

    Apa itu False Memory?

    Apa itu False Memory?

    Psikolovers, pernahkah kalian mengingat sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi? Memori merupakan sistem yang sangat kompleks dan mudah terpengaruh peristiwa yang terjadi. Melalui sugesti yang kuat, seseorang mungkin saja menciptakan suatu kejadian di ingatannya yang sebenarnya tidak pernah terjadi, namun menurutnya itu merupakan bagian dari ingatan. Hal demikian disebut dengan false memory. False memory yaitu ingatan akan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah terjadi.  

    Menurut Johnson M. (2001), false memory merupakan pengalaman mental yang salah ditangkap sebagai kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lalu seseorang. Memori bisa saja salah secara minor (misalnya seseorang yakin ia menyimpan kunci di dapur padahal sebenarnya ada di ruang tamu) maupun secara mayor yang bisa berpengaruh pada diri sendiri atau orang lain (misalnya salah salah mengingat siapa yang membuat suatu ide atau salah mengingat pelaku kejahatan). False memory dibentuk dari kumpulan ingatan akan peristiwa yang saling bertindihan. Memori sangat mudah salah. Kadang orang akan sangat percaya diri dengan memorinya, namun kepercayaan diri tersebut bukan jaminan bahwa apa yang dia ingat adalah sesuatu kejadian yang sebenarnya.

    Mengapa false memory terjadi? Beberapa faktor yang bisa mempengaruhinya adalah asanya informasi yang salah atau atribusi yang salah dari sumber informasi. Pengerahuan yang dimiliki seseorang juga bisa menginterfensi sebuah memori baru yang menyebabkan tumpang tindihnya ingatan di otak, dan menyebabkan munculnya ingatan yang salah.

    Bagaimanapun, setiap orang biasnaya memiliki false memory. Memori yang kita miliki tidak 100% akurat sesuai dengan apa yang sesungguhnya terjadi dan ingatan yang salah mungkin saja terjadi meskipun pada orang yang memiliki ingatan bagus.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: