Breaking News

    Apa itu Gamification?

    Apa itu Gamification?

    Oleh: Eries Dhycohianessa

     

    Pengertian Gamification

    Gamification merupakan ekstrapolasi berbasis  permainan. Ekstrapolasi adalah suatu teknik peramalan dengan memproyeksikan kecenderungan-kecenderungan masa lalu ke masa depan. Permainan adalah sebuah sistem dimana pemain berpartisipasi dalam tantangan abstrak, ditentukan oleh aturan, interaktivitas dan umpan balik, yang menghasilkan suatu hasil diukur dan sering menimbulkan reaksi emosional.

    Gamification sebagai seleksi

    Amerika Serikat merupakan pasar game terbesar di dunia dengan angka presentase 97% dari orang-orang muda bermain, 40% dari semua gamer adalah perempuan dengan rentang usia 35 tahun dan telah bermain selama 15 tahun (The Entertainment Software Association, 2010). Di Polandia, diperkirakan bahwa 91,4% pria dan 78,8% wanita bermain game (SW Penelitian, 2012). Penelitian ini melibatkan orang dalam kategori usia 16-60 dan menemukan bahwa orang-orang dari segala usia bermain. Hal ini menunjukan bahwa game merupakan hal atau kegiatan yang disukai. Berdasarkan hal tersebut game dilibatkan dalam proses pencapaian tujuan perusahan atau organisasi. Gamification  memiliki dasar yang luas yang dapat diterapkan untuk hampir semua aspek dalam organisasi. Sehingga, potensi penggunaan gamification karena itu ada disetiap kegiatan organisasi termasuk rekrutmen, seleksi dan pelatihan.

    Meister (2015) bahkan menganggap bahwa gamification menarik dari esensi permainan standar yaitu atribut seperti hiburan, seni, transparansi, struktur, persaingan dan ketergantungan  menjadi proses nyata dalam perusahaan yang ada dalam unsur permaian. Tujuan utama dari gamification adalah untuk mendorong keterlibatan lebih besar di antara peserta, meningkatkan motivasi mereka (Burke, 2014), tujuan lainnya untuk memecahkan masalah organisasi melalui penggunaan keterlibatan karyawan (individu dan kelompok) (Singh, 2012 ).

    Gamification selain mengacu pada kegiatan yang tampaknya unik menyenangkan bagi kandidat,memiliki tujuan dalam pencapaian tujuan perusahan (Tkaczyk, 2012). Namun, dalam rangka untuk gamification untuk memenuhi tujuan di atas, perlu untuk benar membangun strukturnya. Desain permainan dibangun di awal harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk menjadi gamification yang tidak hanya suatu bentuk hiburan. Langkah yang bisa dilakukan untuk membagun gamification dengan tujuan perusahan yaitu keharusan dikembangkan sesuai dengan skema yang berlaku umum : definisi masalah, definisi perilaku yang diinginkan, penentuan pemain, dan deskripsi aturan game (Siadkowski 2014).

    Sebuah survei dari pengusahan menunjukkan bahwa pada tahun 2020 perusahan akan mengalami  kekurangnya staf dengan keahlian yang tepat. Oleh karena itu, penting untuk mencari bentuk seperti seleksi yang akan dapat memverifikasi kompetensi tertentu dalam waktu yang singkat dan dengan sukses dan gamification hadir untuk memenuhi hal tersebut. Gamification, sebagai metode seleksi merupakan proses mencari dan memilih individu dengan kompetensi spesifik. Individu yang terlibat dalam harus menjadi yang terbaik, baik dalam hal waktu (yaitu memiliki ability), berpikir analitis secara cepat, kreativitas atau dalam hal kecerdasan (jika permainan ini adalah tentang memecahkan tugas). Penggunakan gamification sebagai seleksi dapat digunkanabeberapa atau bahkan semua permainan, namun permainan yang digunakan tersebut harus disesuaikan dengan dinamika dan mekanika diterapkan untuk mencapai tujuan. Semua komponen ini membuat gamification menarik bagi pemain, dan hubungan cara bermain game dan kompetensi mereka dapat dikonfigurasi.

    Gamification  Online Sebagai Seleksi

    Perkembangan teknologi mengahadirkan games online yang dapat dijadikan subtitusi dari games tardisional yang harus menghadirkan secara fisik alat permainannya. Gamification secara online memiliki ketentuan yang sama dengan gamification secara offline perbedaanya hanya game yang digunakan terhubung dengan koneksivitas internet yang masuk pada halaman games yang ditentukan atau melalui aplikasi yang telah tersedia di PC maupun Smartphone.

    Prosedur persiapan menggunakan Gamification online dalam seleksi.

    1. Analisis kualifikasi dari pekerjaan yang akan dilakukan rekrutmen dan seleksi
    2. Tentukan hal apa saja yang akan dicari
    3. Cari dimensi atau aspek dari hal-hal yang dicari
    4. Cari games online yang mengukur hal yang telah ditentukan
    5. Tentukan kriteria penilaian

    Contoh dalam penyeleksian untuk posisi reserch and knowledge staff. Hal yang akan diukur adalah ketelitian, analytical thinking, dan produktivitas kerja.

    Ketelitian sangat penting dalam melakukan pekerjaan. Ketelitian pada dasarnya merupakan ketepatan dalam melakukan suatu pekerjaan. Ketelitian menunjukkan gerakan yang memerlukan pengawasan terus-menerus. Hal ini berkaitan dengan jumlah kesalahan yang dilakukan. Ketelitian ini dapat mengukur hasil aktivitas yang dihasilkan oleh gerakan-gerakan tubuh. Berkurangnya ketelitian dapat menurunkan kualitas hasil kerja, bahkan dalam beberapa kasus telah menyebabkan kecelakaan (Oborne, 1995).\

    Berpikir analitis merupakan kemampuan individu untuk dapat membedakan atau mengidentifikasi suatu peristiwa/permasalahan menjadi sub-masalah, dan menentukan hubungan yang wajar/logis untuk menemukan penyebab dari permasalahan yang terjadi (Chareonwongsak,1999 dalam Montaku, 2011). Hal tersebut menunjukkan bahwa berpikir analitis merupakan pemikiran yang didasarkan data dan fakta yang akan membantu dalam pemecahan masalah, mencari solusi berdasarkan penyebab masalah sehingga dapat mendukung tahapan berpikir kritis, kreatif, dan berpikir memecahkan masalah.

    Produktivitas adalah sikap mental yang mementingkan usaha terus menerus untuk menyesuaikan aktivitas ekonomi terhadap kondisi yang berubah. Sikap mental untuk menerapkan teori serta metode-metode dan kepercayaan yang teguh akan kemajuan umat manusia (Ramayani,2004). Menurut Siagian (2002), produktivitas kerja adalah kemampuan memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari sarana dan prasarana yang tersedia dengan menghasilkan output yang optimal, kalau mungkin yang maksimal. Produktivitas kerja karyawan memiliki pengaruh pada tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Maka dari itu setiap perusahaan harus melakukan pengukuran pada produktivitas kerja karyawan.

    Pemetaan rencanan seleksi

    NoHal yang akan diukurAspekKriteria PenilianAlat Ukur

    (Game)
    123
    1KetelitianHati-hatiMemiliki Nilai 0-60Memiliki Nilai 70-100

    Atau mampu menyelesaikan level 1
    Mampu memperoleh nilai di level 2 minimal 50 point.Perkemahan : Cari Perbedaannya

     
    Fokus
    Detail
    2Analitycal ThinkingMengidentifikasi PermasalahanMengeluarkan pasukan yang tidak tepat dengan pasukan  yang dikeluarkan musuh. Dinyatakan kalah dalam permaianMengeluarkan pasukan yang sesuai dengan pasukan yang dikeluarkan musuh namun ketika ditanyakan alasanya tidak mengetahui. Dapat menghancurkan satu benteng lawan atau dinyatakan drawMengeluarkan pasukan yang sesuai dengan pasukan  yang dikeluarkan musuh dan mengetahui alasannya mengapa mengeluarkan pemain itu. Dinyatakan menang dengan minimal dapat menghancurkan 2 benteng lawan.  dinyatakan drowClash Royale
    Mengetahui penyebab dari permasalahan
    Menghubungkan permasalahan dan kemingkinan solusi secara logis
    3Produktivitas KerjaPenggunaan Waktu

    (Kecepatan Kerja)
    Pemain tidak dapat menyelesaikan tantangan poin yang harus didapatkan dalam batas waktu tertentu.

     
    Dapat menyelesaikan tantangan dengan memnuhi pointDapat menyesaikan tantangan dan mencapai perolehan bonus maksimal dan bintang maksimalBurger Shop
    Kuantitas, yaitu jumlah yang harus diselesaikan
    Kualitas, yaitu mutu yang dihasilkan

     

    Prosedur Pelaksaan Seleksi

    1. Peserta diterangkan terlebih dahulu mengenai permaian yang digunakan. Penjelasan mengenai permaianan ini termasuk mengenai karakter-karakter pasukan dalam game Clash Royale .
    2. Kemudian pemain memainkan permainan dan dilakukan observasi oleh tester
    3. Wawancara singkat mengenai permaian yang telah dilakukan termasuk menanyakan alasan mengapa mengeluarkan pasukan tertentu dalam permaian Clash Royal yang dimainkannya.

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: