Breaking News

    Apa Perbedaan Antara Internet Marketer dengan Pelaku Bisnis Startup?

    Apa Perbedaan Antara Internet Marketer dengan Pelaku Bisnis Startup?

    Seorang internet marketer biasanya memiliki kemampuan dasar dalam membuat sebuah blog/ website atau toko online. Selain itu, internet marketer juga memiliki skill dalam hal pemasaran sehingga website mereka mendapatkan trafik dan pembeli dari internet, baik itu via search engine maupun via social media.

    Nah, jika kemampuan dalam hal pemasaran tersebut dibarengi dengan kemampuan dalam pengembangan bisnis, tentu saja website/toko online yang awalnya sederhana bisa berkembang menjadi sebuah startup ecommerce yang lebih besar.

    Dari sini kita sudah bisa melihat bahwa sebenarnya internet marketer dan pebisnis startup itu sebenarnya tidak jauh berbeda, walupun memang jalur yang mereka lalui tidak akan pernah sama. Salah satu yang membuat mereka berbeda adalah jenis bisnis dan kemampuan dalam pengembangan bisnis mereka.

    Mereka yang memiliki kemampuan di bidang tertentu dan menjual jasa terkait keahliannya tersebut melalui internet sebenarnya sudah bisa disebut seorang internet marketer. Misalnya saja, seorang profesional yang ahli dalam membuat website atau desain kreatif.

    Lalu, apakah mereka juga bisa disebut sebagai founder startup? Tentu saja, bila mereka bisa mengembangkan bisnisnya tersebut ke level yang lebih tinggi, bukan hanya perorangan saja.

    Saat Anda menjual kemampuan khusus Anda via online secara perorangan, maka Anda bisa disebut sebagai internet marketer. Dan ketika Anda mampu membangun bisnis dengan menjual jasa Anda secara profesional dan melibatkan banyak orang yang bekerja dengan Anda, maka Anda sudah bisa disebut sebagai seorang startup founder.

    Kariers, legalitas bisnis adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh para founder startup. Tidak seperti blogger atau internet marketer kebanyakan yang tidak terlalu memperhatikan tentang legalitas bisnis mereka, para pelaku startup bisnis sangat memperhatikan hal yang satu ini. Seorang startup founder biasanya memiliki visi dan misi yang jelas mengenai bisnis yang dibangun, dan legalitas bisnis menjadi perhatian khusus bagi mereka.

    sumber:
    www.maxmanroe.com

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: