Breaking News

    Apakah Psikolog Berwenang Memberi Resep Obat?

    Apakah Psikolog Berwenang Memberi Resep Obat?

    Beberapa waktu lalu, Idaho menjadi negara bagian ke lima yang mengizinkan psikolog untuk memberikan resep obat-obatan pada klien/pasiennya. Apakah psikolog memiliki kewenangan dalam memberikan resep obat? Di satu sisi, memberi izin pada psikolog dalam memberi resep obat akan memperluas pelayanan kesehatan, khususnya di tempat-tempat yang jarang terdapat psikiater. Pimpinan American Psychological Association (APA), Antonio Puente, menjelaskan bahwa kebutuhan perizinan pemberian resep bagi psikolog memiliki alasan yang jelas. Terlebih, tingkat bunuh diri di Idaho termasuk dalam tingkat yang tinggi.

    Dari sudut pandang lain, perizinan terkait hal ini akan berdampak baik bagi pasien. Pengeluaran biaya pasien akan lebih kecil mengingat ia tidak perlu bertemu dengan berbagai ahli dalam proses penyembuah suatu gangguan. Hal ini memungkinkan pasien dalam menangani permasalahannya cukup dengan seorang ahli saja.
    Dengan adanya pelegalan ini, Departement of Defense Psychopharmacology Demonstration Project melatih banyak psikolog terkait pemberian resep dalam situasi militer dengan hasil yang memuaskan. Banyak psikolog di Idaho yang belum memiliki kemampuan memadai dalam pemberian resep obat-obatan. Banyak orang berpendapat bahwa pengetahuan dasar mengenai bidang medis merupakan hal utama dalam pemberian resep. Di sisi lain, banya juga yang berpendapat bahwa hal itu tidak terlalu berpegaruh.

    Berdasarkan fenomena ini, beberapa negara bagian di Amerika mulai mencanangkan untuk melegalkan hal ini juga. Kira-kira di Indonesia akan diizinkan tidak ya, Psikolovers? Bagaimana pendapat kalian terkait hal ini?

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: