Breaking News

    Ayah Ibu, Inilah 5 Cara Mencegah Anak Remaja Mengalami Depresi

    Ayah Ibu, Inilah 5 Cara Mencegah Anak Remaja Mengalami Depresi

    Sebagai orang tua, kita tentu selalu merasa khawatir terhadap anak-anak kita, terutama mereka yang mulai beranjak remaja, di mana pada masa-masa ini anak rentan mengalami depresi. Lalu, hal apa yang bisa kita lakukan untuk membantu anak-anak menjalani masa remajanya dengan penuh pelajaran berharga dan mencegahnya mengalami depresi? Berikut beberapa saran yang telah kami rangkum dari beberapa penelitian:

    1. Beri ia kehangatan, kepedulian dan dukungan tiada henti

    Cara terbaik untuk membantu membimbing anak remaja adalah memberinya dukungan yang tepat tanpa mengabaikan kehidupan emosional mereka. Tunjukkan empati Anda, ajukan pertanyaan terbuka, pahami mereka, bersikap lembut saat kata-kata dan tindakan anak Anda tidak sesuai. Memberinya kehangatan, serta mencari hal positif dalam diri mereka adalah cara terbaik untuk membantu mereka menghindari depresi.

    2. Ajarkan keterampilan sosial dan emosional yang kuat

    Sama seperti orang dewasa, remaja seringkali harus mengatasi situasi sosial dan emosional yang sulit; pertemanan, hubungan percintaan, kekecewaan dalam pekerjaan, tekanan pada prosedur akademis dll. bagaimana orang tua menanggapi masa-masa sulit yang mereka hadapi mempengaruhi terhadap bagaimana remaja mampu mengatasi kecemasan di dunia nyata. Hal ini menunjukkan bahwa orang tua dapat membantu anak-anak mereka menghadapi tantangan emosional dengan mencontohkan respon emosional yang positif. Dengan memberinya perhatian penuh; kesadaran yang tidak menghakimi emosi, pikiran, dan pengalaman seseorang, dapat membantu orang tua tetap tenang saat berinteraksi dengan remaja, yang dapat membantu remaja menghindari depresi, kecemasan, dan penggunaan narkoba (yang sering dikaitkan dengan depresi).

    3. Menjalin hubungan pertemanan yang positif

    Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa remaja dengan setidaknya satu teman dekat lebih memiliki ketahanan secara psikologis, karena persahabatan membantu mereka mengatasi kemunduran emosional dengan cara yang lebih sehat.

    Jadi bagaimana orang tua bisa membantu? Dengan tidak panik jika anak-anak kita memiliki teman yang “terlalu banyak” atau “kurang banyak”, dan dengan memahami bahwa mengambil risiko dalam suatu hubungan adalah bagian dari pertumbuhan. Luangkan waktu untuk berbicara dengan anak anda tentang apa artinya menjadi teman yang peduli dan bijaksana, dan bagaimana melindungi diri jika sebuah hubungan memburuk. Bantu mereka menyadari bahwa hubungan tidak harus selalu sempurna untuk dipertahankan, dan persahabatan yang erat bisa berlangsung seumur hidup.

    4. Dorong anak untuk mencari tujuan dalam hidup

    Penelitian menunjukkan bahwa memiliki tujuan dalam hidup bermanfaat bagi remaja. bahwa orang tua perlu melibatkan anak mereka dengan mengajukan pertanyaan terbuka tentang apa yang mereka pedulikan dan kemudian mendengarkan dengan saksama tanggapan mereka, untuk menilai kemana arah tujuan hidup mereka. Mengucapkan rasa syukur juga bisa menjadi cara untuk mendorong tujuan, sebab rasa syukur dapat memberikan manfaat psikologis bagi remaja.

    5. Mengubah lingkungan sekolah

    Mengingat penelitian yang menunjukkan bahwa remaja yang kurang tidur dapat memberikan dampak buruk di sekolah dan memiliki kemungkinan mengalami depresi yang lebih tinggi, memohon sekolah untuk memberikan sedikit pekerjaan rumah kepada siswa selama liburan, sambil memberikan bimbingan khusus untuk anak-anak yang mungkin memerlukan perhatian ekstra, dapat membantu anak-anak menemukan lebih banyak keseimbangan dalam kehidupan mereka.

    Dengan cara-cara tersebut, kita tidak hanya membantu remaja untuk menghindari masalah seperti depresi, namun kita pun membantu membentuk masa depan yang positif bagi mereka dan masyarakat.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: