Breaking News

    Ayah Ibu, Ternyata Inilah Dampak dari Gaya Parenting terhadap Anak

    Ayah Ibu, Ternyata Inilah Dampak dari Gaya Parenting terhadap Anak

    Ayah Ibu, kira-kira pengaruh apa yang dimiliki gaya pengasuhan anak terhadap perkembangan anak? Peneliti telah melakukan penelitian yang telah menghasilkan sejumlah kesimpulan tentang dampak gaya mengasuh anak pada anak-anak, berikut pengaruhnya:

    1. Gaya pengasuhan otoriter

    Gaya pengasuhan ini umumnya mengarah pada anak-anak yang taat dan mahir, namun mereka memiliki peringkat yang lebih rendah dalam kebahagiaan, kompetensi sosial, dan harga diri.

    2. Gaya pengasuhan otoritatif

    Gaya pengasuhan ini cenderung menghasilkan anak yang bahagia, cerdas, dan sukses.

    3. Gaya Pengasuhan permisif

    Gaya pengasuhan permisif sering mengakibatkan anak-anak yang rendah dalam kebahagiaan dan pengaturan diri. Anak-anak ini lebih cenderung mengalami masalah dengan otoritas dan cenderung berkinerja buruk di sekolah.

    4. Gaya pengasuhan yang tidak terpisahkan

    Gaya pengasuhan ini menempati urutan terendah di semua domain kehidupan. Anak-anak ini cenderung kurang memiliki kontrol diri, memiliki harga diri yang rendah, dan kurang kompeten dibanding teman sebayanya.

    Mengapa orang tua yang otoritatif memberi keuntungan seperti itu dibanding orang tua dengan gaya pengasuhan lainnya? Karena orang tua yang otoritatif lebih cenderung dipandang masuk akal, adil, dan anak-anak mereka lebih cenderung mematuhi permintaan yang dibuat orang tua. Juga, karena orang tua berikut memberikan peraturan dan juga penjelasan untuk peraturan yang mereka buat, anak-anak lebih mungkin menginternalisasi pelajaran ini.

    Alih-alih hanya mengikuti peraturan karena mereka takut dihukum (seperti yang mungkin terjadi pada orang tua yang otoriter), anak-anak dari orang tua otoritatif dapat melihat mengapa peraturan tersebut dibuat, mengerti bahwa mereka adil dan dapat diterima, dan berusaha mengikuti peraturan ini untuk memenuhi kebutuhan mereka. Memiliki rasa yang diinternalisasi tentang apa yang benar dan salah.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: