Breaking News

    Bagaimana Rokok Bisa Mempengaruhi Kinerja Otak?

    Bagaimana Rokok Bisa Mempengaruhi Kinerja Otak?

    Psikolovers, rokok sudah bukan merupakan benda asing lagi dalam kehidupoan manusia sehari-hari. Kita seringkali menemukan orang-orang dengan bebasnya merokok, bahkan menjadikan rokok sebagai konsumsi tubuh utama di samping makan dan minum. Seringkali perokok merasa tidak nyaman apabila ia belum merokok. Di samping itu, bahaya rokok sendiri sudah sering disuarakan bahkan oleh produsen rokok sendiri. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan peringatan tersebut. Padahal, dampak rokok sendiri sudah banyak terlihat.

    Banyak bahaya yang dapat ditimbulkan oleh rokok, salah satunya terhadap otak. peneliti di King’s College London menyatakan bahwa merokok bisa membusukkan otak dengan merusak memori, kemampuan belajar, dan daya nalar. Otak merupakan organ tubuh yang terdiri dari 100 miliar lebih syaraf yang merupakan pusat pengendalian tubuh. Merokok dapat membuat laposan korteks yang merupakan bagian luar dari otak yang mertugas menyimpan ingatan, kemampuan bahasa, dan persepu menjadi semakin menipis. Bagi perokok, proses rapuhnya lapisan korteks akan lebih cepat dari mereka yang bukan perokok, sehingga perokok lebih memiliki ingatan yang lebih buruk dari yang bukan perokok.

    Selain itu, nikotin yang terkadung di dalam rokok akan mempengaruhi kinerja neuron di dalam otak yang bertuhas menyalurkan semua informasi ke seluruh sistem syaraf di otak. nikotin juga dapat membuat kadar asetilkolin meningkat yang akan menyebabkan perokok menjadi lebih waspada dan meningkatkan dopamine yangdapat memberikan rasa rileks dan itulah yang membuat perokok mengalami kecanduan.

    Beberapa permasalahan pada otak yang timbul karena rokok di antaranya adalah:
    1. Menurunnya kualitas memori
    2. Menurunnya cara berpikir
    3. Menurunkan fungsi mental
    4. Meningkatkan resiko penyakit stroke

    dikutip dari berbagai sumber

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: