Breaking News

    Bagaimana, sih, Generasi Millenial saat Mencari Pekerjaan?

    Bagaimana, sih, Generasi Millenial saat Mencari Pekerjaan?

    Dalam kaitan sbg pencari kerja, milenial seringkali dikritik sebagai generasi yang malas dan merasa berhak. Apa pun faktanya, ini adalah sebuah stereotipe yang melekat pada saat ini. Karena itu, sebagai seorang milenial, Anda perlu menjauhi berbagai kesalahan milenial yang dianggap spesifik melekat dalam generasi ini agar sukses dalam mencari kerja. Adapun ciri milenial dalam mencari kerja dan perlu Anda hindari yaitu:

    1. Malas untuk segera memulai

    Hal yang penting adalah untuk bersemangat dan penuh tekad dalam pencarian kerja sesegera mungkin. Semakin awal Anda memulai, maka semakin besar pula kesempatan Anda untuk sukses karena pengalaman yang di dapatkan.  Selama ini, Anda mungkin hanya mengikuti program magang sebagai mata kuliah praktek prasyarat kuliah yang harus Anda lakukan pada tahun ketiga atau keempat. Inilah salah satu kesalahan milenial yang bisa merugikan. Adai baiknya lakukan pekerjaan sampingan atau magang jika Anda punya waktu luang sehabis kuliah. Agar nantinya setelah lulus, Anda tak harus bingung bagaimana harus mengisi kolom pengalaman kerja.

    2. Takut Membuat relasi

    Sebagai generasi milenial, Anda pasti terus menerus mendengar tentang betapa pentingnya membuat jaringan yang luas dalam berkarir. Namun, meski demikian, banyak milenial yang tidak menuruti nasihat ini. Kesalahan milenial ini umumnya terjadi karena ketakutan mereka untuk mulai membuat jaringan atau karena kebiasaan mereka yang terlalu mengandalkan jejaring sosial. Ya, ada media sosial yang menawarkan kemudahan. Namun, ada juga jaringan alumni, organisasi profesional, rekan sebaya, dan bahkan jaringan yang bisa Anda dapatkan dari orang tua dan saudara. Tak ada yang salah dengan mendapatkan atau meminta batuan dari orang yang Anda kenal. Jika pada akhirnya ini membuat Anda berhasil mendapatkan pekerjaan, maka ini hal baik, bukan?

    3. Tidak Melakukan Cukup Riset

    Riset adalah hal paling esensial dalam pencarian kerja, dan sayangnya, salah satu kesalahan milenial yang paling parah adalah tidak melakukan riset yang cukup. Melakukan riset pekerjaan harus dilakukan dengan menyeluruh, termasuk mempelajari perusahaan, jabatan, pewawancara, dan tren industri. Jika Anda tidak tahu cukup banyak tentang sebuah perusahaan, maka HRD tidak akan terkesan.

    4. Terlalu Percaya Diri

    Para pencari kerja milenial sering dicap merasa terlalu percaya diri dan berhak. Pembawaan terlalu percaya diri ini memberikan cap buruk ketika wawancara. Memang, percaya diri terhadap kemampuan Anda adalah hal yang sangat penting. Namun, jangan lantas mengasumsikan bahwa sebuah pekerjaan akan diberikan begitu saja kepada Anda. Untuk menjauhi kesan terlalu percaya diri, fokuslah terhadap pencapaian yang pernah Anda buat dan bagaimana Anda nantinya akan menerapkan ini di pekerjaan Anda yang berikutnya jika diterima.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: