Breaking News

    Beberapa Kesalahan yang Dapat Membuat Startup Gagal

    Beberapa Kesalahan yang Dapat Membuat Startup Gagal

    Segala hal yang baru memang tidak serta merta langsung berkembang, pun dengan sebuah bisnis yang baru dirintis seperti startup. Membangun startup tentu tidak menjadikannya langsung berkembang dengan pesat, semuanya membutuhkan proses baik dari segi kinerja, waktu, dan hal-hal lainnya.

    Ketika hendak merintis bisnis startup bulatkan dan tekadkan kembali niat awal anda akan merintis sebuah startup yang bagaiaman dan seperti apa, jangan hanya karena sekedar mengikuti tren terkini lalu anda pun latah untuk mengikuti membuat startup tanpa persiapan dan strategi yang jelas.

    Banyak konsekuensi atau kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dalam merintis sebuah usaha baru berbasiskan IT/Teknologi, bahkan tak menutup kemungkinan pula akan mengalami sebuah kegagalan. Jika anda sebagai founder yang sangat ambisius ingin mengembangkan usaha anda secara pesat namun anda tidak menyadari hal-hal yang menunjangnya apakah selaras atau tidak maka berhati-hatilah bisa saja yang terjadi pada usaha anda adalah kegagalan karena kesalahan kecil anda yang sangat berambisi tanpa menengok hal-hal yang mendukungnya apakah memadai atau tidak. Maka dari itu ketika hendak mendirikan sebuah startup selain berkiblat pada ide yang bagus namun juga memerlukan sebuah konsep, startegi dan perencanaan-perencanaan yang wajib matang.

    Berikut beberapa kesalahan yang dapat membuat startup gagal:

    1. Keterbatasan Orang

    Anda tidak bisa memaksakan diri menjadi seorang yang berjuang sendiri, dalam mendirikan sebuah perusahaan diperlukan dedikasi yang tinggi, relasi yang luas, serta waktu yang banyak. Oleh karena itu walaupun sebenarnya berjuang sendiri tidak masalah tapi apa salahnya juga membagi hal itu dengan orang-orang yang memiliki visi misi serta passion dan tujuan yang sama juga?

    Dibalik bisnis stratup yang sukses, terdapat tim yang keren dan hebat di dalamnya!

    2. Tidak Melakukan Validasi Target Pasar

    Setiap jenis usaha pasti memiliki target pasar nya masing-masing, disini si pelaku bisnis harus memiliki berbagai cara agar pasar lebih banyak melirik apa yang ditawarkan oleh perusahaannya disamping kompetitor perusahaan yang sama. Melakukan validasi pasar merupakan komposisi terpenting sebelum membangun sebuah bisnis startup. Menentukan target pasar pun bisa menimbulkan terjadinya  kegagalan jika pelaku bisnis itu tidak berani mengambil resiko sehingga memilih target pasar yang kecil.

    3. Kurangnya Proses Pengembangan

    Proses merupakan hal yang penting dalam melakukan segala sesuatu. Apapun yang di dapatkan pasti bukan dengan cara yang instan, semua nya memerlukan sebuah proses. Pun dengan merintis bisnis baru atau startup tidak serta merta akan langsung berkembang tanpa adanya sebuah proses. Proses merupakan tahap penting dalam pengembangan sebuah startup. Agar startup Anda mampu menjalani proses yang ada dengan lancar mulailah untuk mengerjakan proses yang ada secara bertahap.

    Paul Graham kerap menganjurkan kepada startup untuk memulai pekerjaan dengan hal-hal kecil terlebih dahulu, hindari untuk melakukan skalabilitas. Proses lain yang harus diterapkan dengan benar adalah jangan terlalu lama mengembangkan produk dan terlambat untuk menguraikan feedback.

    Maka dari itu, jika dari  awal perintisannya kurang dalam hal proses nya bagaimana startup anda akan berkembang. Oleh karena itu kita perlu banget menghargai dan menikmati sebuah proses.

    4. Kekurangan Dana

    Dana pun memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan bisnis startup, segala hal memang didasari dengan berapa modal yang siap kita keluarkan untuk membangun sebuah bisnis baik itu berbasis startup ataupun bukan. Mempersiapkan modal untuk sebuah bisnis merupakan hal yang besar, tetapi hal itu tidak selalu mudah. Maka hal ini lah yang menjadi salah satu pemicu gagalnya membangun bisnis startup.

    5. Banyaknya Fitur di Aplikasi

    Namanya juga startup, pasti salah satu pemasaran dan cara kerja nya mengandalkan IT/Teknologi dengan memiliki sebuah aplikasi. Namun ternyata memiliki banyak fitur yang tersedia di aplikasi membuat para konsumen merasa ribet dan kewalahan. Memang hadirnya aplikasi sangat memudahkan konsumen dalam melakukan segala kegiatan yang berhubungan dengan bisnis startup anda, namun jika dilayani dengan berbagai macam yang malah membuat ribet dan merepotkn, buat apa? Jadi perihal fitur apa yang akan di tawarkan di aplikasi anda, usaha
    kan fitur itu yang lebih memudahkan dan sederhana.

    6. Menggantungkan Segalanya Kepada Founder

    Founder memang diibaratkan sebagai kepala pada tubuh perusahaan, namun tidak bisa dipungkiri juga founder membutuhkan bagian-bagian lainnya dalam tubuh perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkannya tim yang bisa satu visi misi serta memiliki passion dan tujuan yang sama dengan founder. Hal lain yang bisa menjadi ‘pr’ untuk seorang founder adalah bagaimana bentuk kepemimpinan dia agar tim nya bisa berani berkreasi dan berbagi ide secara bersama-sama dan tidak terjadi rasa sungkan antara tim dengan founder.

    Jadi gimana kariers? Jangan lupa memperhatikan beberapa hal diatas ya.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: