Breaking News

    Cognitive Behavioral Therapy Berbasis Aplikasi

    Cognitive Behavioral Therapy Berbasis Aplikasi

    Berkembangnya teknologi, membuat kehidupan kita semakin mudah. Banyak hal yang dilakukan dengan bantuan teknologi. Salah satunya adalah terapi. Terdapat beberapa aplikasi dengan tujuan terapi di gawai yang bisa diunduh. Aplikasi tersebut digadang-gadang bisa digunakan sebagai media terapi pengganti terapi secara konvensional dengan tatap muka langsung. Lalu apakah aplikasi tersebut efektif dalam menghilangkan gangguan pada individu?

    Terapi perilaku kognitif (CBT) merupakan salah satu pendekatan efektif untuk mengelola depresi dan masalah kesehatan mental lainnya. beberapa aplikasi yang menyediakan layanan terapi ini. Penelitian menunjukkan bahawa aplikasi ini cukup efektif dalam mereduksi kecemasan, depresi, dan beberapa permasalahan psikologis lainnya. sebagian besar aplikasi memberikan fasilitas untuk merekam pemikiran, emosi, serta perilaku yang dialami sepanjang hari. Dari situ akan terlihat pola perilaku dan emosi seseorang yang akan memberi dorongan di pengguna untuk mengubah perilakunya menjadi lebih baik.

    Salah satu kegunaan dari aplikasi berbasis terapi CBT ini yaitu aplikasi bisa melacak kebiasaan yang dilakukan setiap kali mengatasi masalah. Selain itu, aplikasi ini juga memfasilitasi panduan teknik pernapasan mudah sehingga seseorang bisa tetap tenang dan santai. Ada pula fitur audio yang akan membantu seseorang berelaksasi dan mencegah timbulnya stress. Aplikasi menyediakan berbagai metode untuk penggunanya dalam menanggapi kecemasan, termasuk mengembangkan pengetahuan mereka mengenai kecemasan dan gejalanya, mengembangkan pola pikir realistis, dan perlahan mengubah perilaku negatif.

    Aplikasi berkaitan dengan kesehatan mental sendiri pada umumnya tidak bisa terjamin sebagai pengganti bantuan profesional seperti terapis atau psikolog, namun bisa digunakan sebagai alat yang membantu mereduksi gejala ringan harian yang dialami, seperti perasaan cemas atau mood yang rendah. Selain itu, beberapa psikolog atau ahli kesehatan jiwa menggunakan aplikasi sebagai alat tambahan dalam menangani klien.

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: