Breaking News

    Competency Based Human Resource

    Competency Based Human Resource

    Kompetensi telah menjadi bagian integral bidang HR dalam 25 tahun terakhir. Pendekatan kompetensi mulai dipakai untuk membantu seorang HR dalam mendiagnosis, membingkai dan memperbaiki sebagian besar aspek Manajemen Sumber Daya Manusia.

    Konsep Competency Based Human Resources Management (CBHRM) pertama kali diperkenalkan oleh Prof Dr David McClelland di Amerika Serikat sekitar 33 tahun lalu. Dapat didefinisikan CBHRM adalah suatu pola pendekatan di dalam membangun suatu sistem manajemen sumber daya manusia yang handal dengan memanfaatkan kompetensi sebagai titik sentralnya.

    Kompetensi yang dimaksud adalah sebuah konsep yang dapat diartikan sebagai kombinasi antara ketrampilan (skills), atribut personal (personal atribute), dan pengetahuan (knowledge) yang tercermin melalui kinerja (job behaviour), yang dapat diamati,diukur dan dievaluasi. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan dapat meningkatkan efektifitas dan konsistensi kebijakan seleksi, promosi, kompensasi, penilaian kinerja, pendidikan dan pelatihan, perencanaan karir, manajemen kinerja, maupun perencanaan strategis di bidang sumber daya manusia ke titik yang paling optimum. Tujuan akhir dari CBHRM adalah untuk memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan dan sasaran organisasi atau perusahaan dengan standard kinerja yang telah ditetapkan.

    Berikut adalah tahap-tahap dalam membuat CBHRM:

    1. Review visi, misi dan value organisasi
    2. Analisis pekerjaan dan kegiatan.
    3. Identifikasi secara detail sebagai kebutuhan awal.
    4. Identifikasi kompetensi yang dibutuhkan untuk suatu posisi.
    5. Menentukan prioritaskan kompetensi dengan menggunakan:
      1. Sistem rangking
      2. Sistem pembobotan.
    6. Membuat standard kinerja minimum untuk suatu kompetensi.
    7. Mengidentifikasi karyawan yang potensial.
    8. Membandingkan tiap-tiap karwayan dengan menggunakan standard kinerja minimum.
    9. Melakukan gap analysis pada tiap-tiap karyawan untuk dapat mengetahui perbedaan antara karyawan yang satu dengan yang lain berdasarkan standard kinerja minimum.
    10. Membuat perencanaan training untuk rmengembangkan standard kinerja dan karir karyawan.
    11. Mendesain sistem monitoring kinerja secara individual maupun secara kelompok pada karyawan.
    12. Mengimplementasikan training, rencana pengembangan, dan monitoring pada karyawan.
    13. Memilih kandidat terbaik.

    Sekian artikel kali ini. Tertarik menggunakan CBHRM di perusahaan atau organisasimu? Selamat merencanakan dan mengimplementasikam Competency Based Human Resource Management.

    Sumber:
    www.hrm-indonesia.com
    www.hrd-forum.com

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: