Breaking News

    Corporate Social Responsibility (CSR)

    Bank Dunia mendefinisikan Corporate Social Responsibility Perusahaan sebagai “komitmen bisnis untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk memperbaiki kehidupan mereka dengan cara yang baik untuk bisnis, agenda pembangunan berkelanjutan, dan masyarakat luas “.

     

    Dengan demikian, adopsi CSR melibatkan integrasi pertimbangan mengenai dampak lingkungan dan sosial dari kegiatan ekonomi dengan kekhawatiran terkait produktivitas dan daya saing keseluruhan perusahaan. Berbagai penelitian menunjukkan manfaat dari mengadopsi kegiatan CSR terutama dalam hal penggunaan energi dan sumber daya alam yang lebih baik dan lebih efisien, tingkat inovasi yang lebih baik, hubungan yang lebih baik dengan masyarakat, dan kondisi kerja yang lebih baik.

     

    Perhatian yang tinggi terhadap CSR pada bisnis, terutama dalam konteks Asia dimana pelanggaran hak-hak pekerja masih menjadi masalah, dapat membantu tidak hanya untuk melawan kondisi kerja eksploitatif, tetapi juga untuk mencegah dan meminimalkan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh produksi industri. .

     

    Selanjutnya, Asia secara umum, dan Indonesia pada khususnya, menarik investasi signifikan dari perusahaan multinasional yang melakukan outsourcing produksi mereka. Oleh karena itu, mengingat bahwa selama bertahun-tahun pelanggaran rantai pasokan terhadap hak pekerja dan kerusakan lingkungan telah menjadi konstan, promosi budaya CSR sangat penting karena dapat mendorong lingkungan bisnis yang lebih kondusif bagi praktik bisnis yang adil dan bertanggung jawab baik untuk perusahaan multinasional maupun Kontraktor lokal sama

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: