Breaking News

    How to Manage Toxic Employee? (Bagian 2)

    How to Manage Toxic Employee? (Bagian 2)

    Kita cenderung lebih tanggap dengan potensi kerugian daripada keuntungan, jadi akan sangat penting untuk menunjukan pada toxic employee mengenai kerugian tersebut jika mereka tidak memperbaikinya. Jika mereka ragu-ragu, maka Anda cari tahu apa yang menjadi beban mereka – hak khusus dengan bekerja dari rumah, bonus – dan pertaruhkan itu. Untuk sebagian orang, kemungkinan kehilangan promosi yang dijanjikan atau menderita karena konsekuensi yang lain “terkait dompet” akan menjadi motivasi yang kuat untuk berperilaku lebih baik.

    Tentu saja, Anda selalu mengharapkan bahwa seseorang bisa berubah, tetapi tidak semua akan merespon cara-cara yang sudah disebutkan sebelumnya. Beberapa orang tidak mampu bahkan tidak mau untuk berubah. Penelitian Porath tentang ketidaksopanan menemukan bahwa 4% diantaranya melakukan hal-hal buruk tersebut hanya karena hal tersebut menyenangkan dan berpikir bahwa mereka bisa lolos begitu saja. Dalam kasus ekstrim semacam ini, Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut dan menghadapi masalah yang lebih serius.

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: