Google Analytics Alternative

hubungan antara perusahaan dengan warga

Perusahaan (mari kita gunakan “perusahaan” atau “bisnis” sebagai pengingat bahwa perusahaan tersebut mungkin atau tidak mungkin diatur sebagai perusahaan) bertanggung jawab atas tindakan agen mereka. Jadi, jika pegawai perusahaan, bertindak atas nama perusahaan, membuat kontrak, maka perusahaan kemungkinan akan terikat kontrak. Demikian pula, jika seorang karyawan yang melakukan pekerjaannya melukai seseorang, maka perusahaan umumnya bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. Tentu saja ada banyak komplikasi (inilah yang menjadi dasar pengacara), namun gagasan umum cukup familiar dari kehidupan sehari-hari. Jadi, dalam mengambil tanggung jawab tindakan agen mereka, perusahaan membentuk peran dalam masyarakat. Dengan demikian, hukum perusahaan menjelaskan hubungan antara bisnis dan orang-orang yang terkena dampak bisnis.

Sebaliknya perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya selalu berdampingan dengan masyarakat karena perusahaan memiliki peran ganda, yaitu sebagai produsen yang memerlukan masyarakat sebagai konsumen dan pendukung kelancaran usahanya, perusahaan juga memiliki peran sebagai konsumen. Oleh karena itu tercipta hubungan timbal balik dan saling pengaruh-mempengaruhi antara perusahaan, masyarakat dan juga pemerintah. Dalam hal ini perusahaan melakukan kegiatan usahanya guna meraih keuntungan atas barang maupun jasa yang diperdagangkannya, kebutuhan masyarakat akan barang atau jasa akan terpenuhi, sedangkan pemerintah akan memperoleh pendapatan dari sektor pajak.

 

Related posts

Leave a Reply

%d bloggers like this: