Breaking News

    Ini Dia Cara Jitu Menarik Millenial dalam Rekrutmen!

    Ini Dia Cara Jitu Menarik Millenial dalam Rekrutmen!

    Sudah menjadi rahasia umum bila kaum Milenial hobi berat menggunakan media sosial, tidak saja untuk bergaul namun juga untuk belajar, melakukan riset, serta membangun profil dan digital branding.

    Oleh karenanya mereka banyak menemukan karir idaman dengan memanfaatkan platform media sosial. Selain itu dibandingkan dengan generasi sebelumnya genX, Milenial ini lebih aktif mencari pekerjaan baru dan tidak berpangku tangan menunggu kesempatan emas untuk datang.

    Pelaku rekrutmen Milenial, harus lebih kreatif dan aktif dalam menjaring calon terbaik, melalui jejaring sosial dengan membangun digital branding. Jangan ragu untuk membuat perusahaan lebih unik agar para Milenial ini tertarik melamar.

    Penciptaan branding yang tepat, menjadi langkah awal yang harus dilakukan agar perekrutan SDM Milenial mendapatkan kandidat yang tepat. Branding ini bisa dimulai dengan memperkenalkan perusahaan pada masyarakat luas. Media untuk dapat melakukan branding ialah dengan menggunakan advertising, terutama di media sosial. Inilah yang disebut sebagai digital branding.

    Perekrut harus berani tampil beda dengan membuka perusahaannya. Ini karena bagi generasi Milenial, keterbatasan informasi tentang perusahaan menjadi hambatan terbesar untuk pindah pekerjaan.Banyak penelitian telah dilakukan untuk memahami lebih jauh tentang generasi ini dan bagaimana cara mempekerjakan mereka.

    Inilah beberapa tips terbaik yang harus dilakukan dan dihindari ketika Anda akan mempekerjakan generasi millennial:

    1. Tawarkan Upah yang Kompetitif

    Sebuah survei yang dilakukan oleh Business Insider mengungkapkan bahwa 69% dari generasi millennial mengatakan bahwa uang adalah hal terpenting di dalam bekerja. Hal ini tidak mengejutkan mengingat keadaan beratnya ekonomi baru-baru ini dan naiknya standar hidup mereka. Terlebih lagi, generasi millennial juga memiliki ketertarikan yang dalam terhadap benefit yang diberikan perusahaan seperti medis, asuransi, dan pensiun.

    2. Tentukan Tujuan dari Posisi atau Pekerjaan Mereka

    Sebuah survei baru-baru ini mengungkapkan bahwa perusahaan masih kurang berusaha menjelaskan tujuan mereka kepada para karyawan, apalagi tujuan dari posisi atau pekerjaan tersebut. Generasi millennial cenderung termotivasi jika ada tujuan yang jelas, sehingga hanya perusahaan yang memiliki tujuan dan memberikan peran yang jelas yang akan menarik minat mereka.

    3. Fleksibilitas adalah Kunci.

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bentley University, 77% generasi millennial mengatakan bahwa mereka dapat lebih produktif di tempat kerja apabila diberikan jadwal kerja yang lebih fleksibel. Mereka percaya bahwa pekerjaan dapat dilakukan kapanpun dan di manapun, berkat adanya dunia digital.

     

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: