Breaking News

    Jakarta Sebagai Tempat Favorit untuk Bekerja

    Jakarta Sebagai Tempat Favorit untuk Bekerja

    Siapa yang tak kenal dengan kota ini, sebuah kota yang menjadi salasatu pusat pergerakan ekonomi di indonesia, ya jakarta sebagai ibu kota negara indonesia yang dimana orang berbondong-bondong pergi kesana untuk mencari pekerjaan.

    Jakarta tak pernah tidur, sepenggal kalimat yang menggambarkan bahwa setiap waktu di kota ini masih terus saja ada aktivitas yang dikerjakan entah itu pagi siang atau malam.

    Jika Anda salah satunya, tentu tawaran ragam dan jenjang karir yang jauh lebih luas dibanding di kota-kota lainnya, terutama di perusahaan-perusahaan multinasional atau organisasi internasional, memang menggiurkan dan membuat kita berani menghadapi tantangan-tantangan sosial maupun budaya.

    Dengan populasi lebih dari 10,18 juta jiwa, Jakarta menyediakan peluang yang luas di berbagai industri, posisi dan level pekerjaan, mulai dari ritel, properti, farmasi, manufaktur, perbankan, hingga digital, e-commerce, media dan kreatif. Siap datang ke Jakarta? Berarti Anda siap bersaing!

    Sebenarnya apa yang menjadi alasan orang-orang datang ke Jakarta untuk bekerja:

    1. Gaji yang lebih besar dan banyaknya lapangan pekerjaan

    Sebagai kota metropolitan tentulah pendatang sangat tergiur dengan gaji yang sangat besar, tapi kalau kita hitung kembali sebenarnya gaji yang besar itu seimbang dengan biaya hidup yang kita keluarkan di kota tersebut, tapi tak hanya itu banyaknya lapangan kerja yang tersedia menjadi alas an pendatang untuk bekerja di kota ini, serta memberikan beberapa kesempatan untuk meloncat di tempat kerja impian memang menjadi alasan yang logis bagi kita yang memang ke Jakarta tujuannya untuk mencari pengalaman bekerja. .

    2. Gengsi

    Sulit dipungkiri, bekerja di Jakarta meningkatkan gengsi bagi sejumlah warga daerah. Sanak saudara yang merantau ke Jakarta pun dipandang sebagai kebanggaan keluarga. Impian menjadi eksekutif muda yang keluar masuk gedung perkantoran bergengsi bisa jadi ikut memotivasi keputusan Anda.

    Nyatanya, gengsi bukanlah segalanya. Ada banyak faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan seperti bidang pekerjaannya, perusahaan, jenjang karier, gaji, dan sebagainya. Hal penting lain yang wajib Anda pertimbangkan adalah, apa keahlian yang Anda miliki? Jika hanya bermodal gengsi, Anda akan kesulitan bertahan di kota perantauan.

    3. Gaya hidup

    Salah satu keuntungan menetap di kota metropolitan seperti Jakarta adalah, pilihan hiburan yang nyaris tak terbatas yang bahkan bisa dinikmati 24 jam. Kedengarannya mungkin menyenangkan, mengingat banyak hal yang mungkin tak bisa ditemui di daerah asal Anda. Hidup dengan gaya metropolitan, julukan “anak Jakarta” pun siap Anda sandang.

    Nyatanya, gaya hidup bisa menguras kantong Anda! Bayangkan saja dengan kebutuhan sehari-hari yang tidak murah, Anda harus siap mengeluarkan biaya lebih untuk jalan-jalan ke mal setiap weekend, makan di restoran mewah bersama teman-teman kantor, dan masih banyak lagi. Jadi, jangan sampai Anda terbuai oleh gaya hidup tersebut.

    4. Tradisi

    Bagi sebagian orang, lulus kuliah lalu merantau ke Jakarta bisa diumpamakan sebagai suatu tradisi atau hal yang biasa. Mungkin hal ini telah dilakukan oleh teman-teman atau sanak saudara Anda secara turun temurun, sehingga kemudian Anda seperti tak punya pilihan lain.

    Jadi apa alasan kamu untuk tetap mencari kerja di kota Jakarta?

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: