Breaking News

    Kesalahan yang Sering dilakukan Fresh Graduate dalam Memulai Karir

    Kesalahan yang Sering dilakukan Fresh Graduate dalam Memulai Karir

    Setelah lulus kuliah, bukan berarti kamu bisa bebas santai-santai. Menjadi seorang lulusan baru artinya kamu akan mendapat tuntutan baru, memulai tantangan baru dan dunia yang baru, yaitu dunia karir. Ini berarti kamu harus mulai cari-cari kerja, terus belajar menyesuaikan diri di dunia kerja profesional yang jauh lebih menantang dari dunia perkuliahan.

    Sebagai seorang fresh graduate biasanya terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memasuki dunia mencari kerja. Supaya tidak gagal, ayo hindari beberapa kesalahan ini:
    1. Tidak Mempunyai Perencanaan Karir
    Perencanaan karir sangat penting dimiliki bagi kalian para fresh graduate. Hal tersebut diperlukan untuk menjadi penunjang kemana kaki kalian harus melangkah, target apa yang harus kalian capai sehingga kalian akan fokus dalam karir kalian. Tanpa adanya perencanaan inilah yang membuat banyak fresh graduate melamar ke banyak perusahaan di industri yang berbeda-beda dengan posisi yang berbeda-beda pula. Yang akan berakibat fatal apabila kalian terjebak menjalani pekerjaan yang sebenarnya tidak sesuai dengan passion kamu.

    2. Tidak Dibarengi Usaha
    Kita semua pasti punya impian untuk jadi sukses dalam karir dan kehidupan masa depan, termasuk para fresh graduates. Masalahnya, fresh graduates seringkali nggak membarengi mimpi mereka dengan usaha dan kerja keras. Untuk menggapai karier impian tidak ada salahnya mencoba program-program magang untuk menunjang pengalaman kerja kalian dulu. Karena pengalaman sangat dibutuhkan dalam dunia kerja.

    3. Terlalu Idealis
    Fresh graduate memang cenderung idealis dan memegang prinsipnya dengan teguh, meskipun harus bertabrakan dengan kenyataan di lapangan. Namun kalau mau karier kamu melaju, kamu perlu lebih bijaksana dalam menjunjung idealisme. Ingat, dunia kerja beda dengan dunia kuliah dulu. Kamu harus berpikir lebih realistis lagi.

    4. Memiliki Prinsip “Yang Penting Bisa Kerja”
    Bagi fresh graduate, mendapatkan pekerjaan adalah hal yang paling penting, apalagi di tengah ketatnya persaingan di dunia kerja seperti saat ini. Jadi kebanyakan fresh graduate tidak pilih-pilih pekerjaan pertama mereka, meskipun jenis pekerjaannya kadang tidak sesuai dengan minat ataupun latar belakang pendidikan mereka. Bekerja di bidang yang berbeda dengan latar belakang pendidikan memang tidak dilarang. Tetapi pastikan bidangnya adalah bidang yang memang kamu sukai.

    5. CV yang Pas-Pasan
    Untuk melamar pekerjaan, CV kamu tentunya harus meyakinkan. Seringkali CV seorang fresh graduate tidak bisa menonjolkan keunggulan si pemilik CV. Padahal CV yang terlalu miskin informasi tidak akan membuat para penyeleksi tertarik membaca lamaran kamu.

    6. Menganggap Deadline dengan Enteng
    Ini sering dilakukan para fresh graduate, ketika sudah mepet waktunya baru dikerjakan. Misalnya baru mulai mempersiapkan berkas-berkas ketika dibutuhkan untuk mendaftarkan diri atau mengirimkan lamaran di hari terakhir pembukaan rekrutmen. Kesalahan-kesalahan inilah yang bisa membuat fresh graduate menjadi tersendat dalam kariernya.

    Sumber:
    http://style.tribunnews.com,
    https://www.youthmanual.com

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: