Breaking News

    Key Planning Issues (Bagian 2)

    Key Planning Issues (Bagian 2)

    MASALAH DENGAN AKSESIBILITAS DATA

    Mengakses data secara manual telah terbukti sangat sulit mengingat bahwa tidak mudah untuk mengambil file hard copy karyawan sepanjang waktu dan di semua tempat bila diperlukan. Misalnya, seorang karyawan senior menggambarkan seberapa frustrasinya ia mencoba mengakses informasi di salah satu badan profesional. Beberapa rekan mereka mengatakan bagaikan mimpi buruk untuk mencoba mengambil informasi di salah satu file karyawan. Mengidentifikasi dan menggabungkan data di tingkat negara hanya memungkinkan dengan proses yang lambat.

    KURANGNYA LINKAGES DATA

    Berbedanya partner pembangunan, instansi dan perusahaan yang berbeda menciptakan sub-sistem SDM tetapi subsistem ini tidak terkait satu sama lain dengan cara apa pun. Karena sub-sistem tidak berbicara satu sama lain, mereka kemudian menjadi kumpulan mimpi buruk untuk secara luas menentukan apa yang terjadi di negara tersebut sehubungan dengan pembuatan data, analisis dan penggunaan.

    PENGETAHUAN ANALISIS DATA TERBATAS

    Masalah lain terkait dengan pengetahuan terbatas tentang analisis, penyimpanan, dan pengambilan data. Secara umum diyakini bahwa kegunaan informasi HR harus terlebih dahulu dipahami oleh pemangku data itu sendiri sebelum orang lain seperti pengguna dapat memahaminya. Tidak ada upaya yang sengaja direncanakan untuk membuat pengelola dan pengguna data mengetahui pentingnya HRIS dalam proses pengambilan keputusan. Hanya sedikit orang yang bisa memahami sejumlah besar data pada karyawan yang muncul di daftar gaji. Kebanyakan orang seperti petugas arsip/asisten, petugas personalia, dan lainnya hanya menyimpan banyak data dalam file individu, beberapa di antaranya tidak diproses secara memadai.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: