Breaking News

    Konseling Ego

    Konseling Ego

    Manusia tidaklah didorong oleh kebutuhan alamiah saja seperti makan dan minum. Namun, manusia didorong oleh keinginan yang disebut ego.  Konseling ego lebih menekankan peranan ego dalam kehidupan seseorang. Egolah yang mengembangkan segala sesuatunya, misalnya kemampuan individu, keadaan dirinya, penyaluran minatnya, hubungan sosial dan sebagainya.

    Menurut taufik dalam bukunya “pendekatan konseling” (2016)  kegiatan konseling adalah usaha untuk memperkuat kekuatan ego, dengan demikian orang yang bermasalah adalah orang memiliki ego yang lemah. Alasannya yaitu karena orang tersebut tidak dapat memfungsikan egonya secara penuh, baik untuk menggerakan dirinya dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan maupun untuk meraih semua keinginannya.

    Tujuan konseling ego menurut pandangan erikson adalah memfungsikan ego klien yang sebelumnya tidak berfungsi dengan penuh dan melakukan perubahan pada diri klien sehingga  terbentuk coping behavior yang dikehendaki dan dapat terbina dan agar ego klien itu dapat lebih kuat (ego integrity). Setelah dilakukannya konseling ego salah satunya diharapkan individu dapat menggerakan dirinya untuk memenuhi  kebutuhan dan keinginannya.

    Jadi ketika seseorang merasa egonya melemah atau tidak memiliki keinginan selain memenuhi kebutuhan alamiahnya maka diperlukan konseling ego untuk dapat memfungsikan kembali ego seseorang tersebut.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: