Breaking News

    Kreativitas sebagai Nilai Perusahaan

    Kreativitas sebagai Nilai Perusahaan

    Kreativitas dan inovasi di tempat kerja merupakan proses, hasil, dan produk dari percobaan untuk mengembangkan dan mengenalkan cara baru dalam melakukan sesuatu. Tahap kreativitas dalam proses ini merujuk pada memunculkan ide, semntara inovasi merujuk pada tahapan setelahnya terkait penerapan ide untuk menghasilkan prosedur, praktik, dan produk yang lebih baik. Kreativitas dan inovasi bisa terjadi pada level individu, kerja tim, organisasi, atau lebih dari kombinasi level tersebut namun akan memberikan hasil dengan keuntungan pada satu atau lebih analisis level.

    Sementara itu Paulus (2002) mengemukakan Kreativitas terjadi tidak hanya pada tahapan awal proses inovasi, namun merupakan lingkaran proses yang terus berulang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh IBM’s Global CEO pada tahun 2010, general manager dan pemimpin sektor publik di seluruh dunia mengemukakan bahwa kreativitas merupakan kompetensi pimpinan utama yang dibutuhkan organisasi.

    Waples dan Friedrich (2011) mengemukakan bahwa lingkungan kerja yang kreatif merupakan faktor krusial organisasi dalam menciptakan nilai baru dan mengembangkan ide yang membutuhkan kemampuan karyawan. Sementara itu, Martens (2011) menilai bahwa lingkungan kerja yang kreatif merupakan ruang yang mendukung orang-orang dalam mengeksplorasi kemampuannya.

    Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kreativitas dalam lingkungan kerja menurut Martens (2011), di antaranya yaitu:

    1. Perasaan berbagi

    2. Pertukaran ide dan pendapat

    3. Kontroversi yang konstruktif

    4. Kebebasan

    5. Tantangan kerja

    6. Kepercayaan dan keamanan

    7. Partisipasi dalam tim

    8. Keterbukaan antar rekan kerja

    Kreativitas memainkan peran penting dalam menciptakan nilai perusahaan dalam menentukan perubahan dalam bisnis, mengembangkan ide baru, dan inovasi dalam keseharian.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: