Breaking News

    LinkedIn sebagai Alat Baru untuk Perekrutan Tenaga Kerja

    LinkedIn sebagai Alat Baru untuk Perekrutan Tenaga Kerja

    Oleh: Mahmud Yusup

    Rekrutmen online merupakan cara baru untuk menemukan kandidat yang berkualitas sekaligus berhubungan dengan mereka. Sosial media merupakan tempat dimana orang-orang berkumpul untuk mengekspresikan gagasan mereka dan berinteraksi satu sama lain.

    Biasanya setiap orang memiliki lebih dari satu akun sosial media/networks. Sosial media/networks yang digunakan di Indonesia umumnya Line, Instragram, Telegram, Whatsapp, Facebook, Twitter, dan LinkedIn. Setiap media tersebut memiliki keunggunalan masing-masing, salah satunya LinkedIn yang digunakan khusus untuk keperluan bisnis.

    LinkedIn menjadi sebuah media yang sangat bermanfaat bagi keperluan perusahaan. Salah satunya untuk perekrutan tenaga kerja baru. LinkedIn menjadi media yang sangat masif untuk mendapatkan calon pekerja yang berkualitas. Hal ini memungkinkan para rekruiter untuk berhubungan dengan banyak kandidat yang mungkin tidak bisa didapatkan dengan cara yang tradisional.

    Pada masa sekarang, menerapkan perekrutan tenaga kerja baru di media sosial bukan merupakan hal yang baru lagi. Sekarang saatnya menjadikan Social media, khususnya Linkedin menjadi channel untuk mendapatkan kandidat dan mempromosikan perusahaan. Ada banyak manfaat penggunaan LinkedIn sebagai media online untuk proses perekrutan dibandingkan dengan cara tradisional.

    LinkedIn tempat terbaik untuk dapat menjangkau pasif kandidat. Sebenarnya LinkedIn merupakan sebuah direktori atau tempat dimana para profesional dari berbagai profesi, industri, perusahaan posisi dan kategori lainnya berkumpul. Oleh karena itu, para rekruiter dapat memanfaatakan data yang tersebar tersebut dengan leluasa.

    Para profesional biasanya menyantumkan ketertarikan dan pengalaman mereka di laman LinkedIn-nya. Dengan data ini, para rekruiter dapat menemukan orang-orang yang punya passion dan mengetahui hal luar biasa apa yang telah para kandidat kerjakan.

    Mendapatkan resume yang lebih detail dibandingkan resume tradisional. LinkedIn memiliki fungsi untuk menyantumkan kemampuan, pengalaman, dan pendidikan mereka. Bedanya dengan yang tradisional, di LinkedIn ada fungsi rekomendasi dari orang lain. Bisa berupa angka maupun deskripsi. Hal ini dapat menjadikan pertimbangan lebih dibandingkan hanya klaim penyantuman kemampuan yang ditulis oleh para kandidat pada resume-nya. Hal ini beralasan karena sudah ada pengkuan dari oranglain atas kemampuan kerjanya. Dan biasanya yang memberikan rekomendasi atau deskripsi merupakan individu yang pernah bekerja dengannya, baik sebagai rekan, bawahan maupun atasan kerja.

    Mendapatkan kandidat yang cocok dengan perusahaan dapat pula dilakukan di LinkedIn. Hal itu bisa ditelusuri dari tulisan-tulisannya, respons terhadap oranglain di timeline-nya, hobi atau page yang ia ikuti. Para rekruiter bisa mendapatkan kandidat yang tidak hanya memiliki kemampuan tetapi juga cocok dengan perusahaan dimana ia bakal bekerja.

    Dengan LinkedIn biaya lebih murah. Di media ini selain berbayar, kita juga bisa mempublikasikan lowongan pekerjaan secara gratis. Tentu menjadi lebih baik apabila akun perusahaan atau para Rekruiter perusahaan telah memiliki koneksi yang banyak.

    Dengan segala keunggulannya, LinkedIn perlu mendapatkan perhatian khusus. LinkedIn di masa sekarang dan masa depan  bakal mengubah wajah dari rekrutmen yang masih dilakukan oleh banyak perusahaan secara tradisional. Oleh karena itu, terapkan strategi baru ini di era digital yang sedang berlangsung sekarang.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: