Breaking News

    Melakukan Asesmen Pada Anak Berkebutuhan Khusus

    Melakukan Asesmen Pada Anak Berkebutuhan Khusus

    Dalam situasi pendidikan, asesmen terkait kemampuan anak seringkali dilakukan. Selain dilakukan pada siswa biasa, asesmen juga perlu untuk dilakukan pada siswa berkebutuhan khusus. Asesmen sendiri merupakan kegiatan profesional yang dilakukan secara khusus untuk menentukan diagnosa dari gangguan atau kelainan yang dialami seseorang. Lenner (1988) mendefinisikan asesmen sebagai proses pengumpulan informasi tentanf seorang anak yang akan digunakan untuk membuat pertimbangan dan keputusan yang berhubungan dengan keadaan anak yang bersangkutan.

    Dalam konteks pendidikan, Hargrove dan Poteet (1984) menempatkan asesmen sebagai salah satu dari tiga aktivitas penting di bidang pendidikan selain diagnostik dan preskriptif. Dengan demikian, maka asesmen dilakukan untuk menegakkan diagnosis, dan berdasarkan diagnosis tersebut dilakukan langkah berikutnya ialah preskripsi, yaitu perencanaan program pendidikan.

    Asesmen bagi penyandang disabilitas mempunyai fungsi yang lebih luas, yaitu untuk pengobatan atau memberi bantuan juga untuk membantu perencanaan pendidikan. Hasil dari asesmen dapat membantu kita dalam memutuskan pemecahan masalah terkait pembelajaran siswa. Hasil asesmen tersebut akan menjadi bahan yang penting untuk merencanakan pendidikan yang sesuai bagi mereka. Sehingga tujuan urama dari suaru asesmen dalam pendidikan bagi penyandang disabilitas adalah untuk memperoleh informasi yang relevan dalam [pembuatan keputusan dalam rangka pemilihan tujuan dan sasaran pembelajaran, strategi pembelajaran, dan program penempatan yang tepat.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: