Breaking News

    Melihat Perilaku Kriminal Dari Berbagai Pendekatan

    Melihat Perilaku Kriminal Dari Berbagai Pendekatan

    Tindakan kriminalitas kerap kali terjadi di tengah masyarakat. Dari mulai tindak pencurian hingga pembunuhan. Pelaku tindak kriminal tersebu juga banyak dari berbagai kelompok usia dari yang masih remaja hingga manula. Penyebab munculnya tindakan kriminal juga bermacam-macam, ada yang disebabkan oleh faktor ekonomi, faktor kebencian, dendam, dan lainnya.

    Penjelasan tentang perilaku kriminalitas telah dipaparkan oleh berbagai ahli. Terdapat beberapa pendekatan dalam menjelaskan perilaku kriminal, di antaranya:
    1. Pendekatan tipologi fisik/kepribadian
    Dalam pendekatan ini, sifat dan karakteristik manusia berhubungan dengan perilaku kriminal. Menurut Kretchmer, terdapat tida tipe jaringan embrionik dalam tubuh (endoderm, ectoderm, dan mesoderm). Apabila perkembangan ketiganya tidak seimbang, akan mengalami permasalahn kepribadian. sementara itu, William Sheldon (1949) mengemukakan bahwa tipe tubuh mesomorf (berotot) merupakan tipe yang paling banyak melakukan tindakan kriminal.

    2. Pendekatan Trait
    Pendekatan ini menyatakan bahwa sifat atau karekteristik kepribadian terntentu berhubungan dengan kecenderungan seseorang untuk melakukan tindakan kriminal. Dari beberapa penelitian tentang kepribadian, dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kepribadian tertentu berkaitan dengan perilaku kriminal. Misalnya saja, orang yang cenderung melakukan kriminalitas adalah orang yang memiliki kemampuan kontrol diri rendah, pemberani, dominansi sangat kuat, kekuatan yang berlebih, dan lainnya.

    3. Pendekatan Psikoanalisis
    Freud melihat bahwa perilaku kriminal merupakan representasi dari “id” yang tidak terkendalikan oleh ego dan superego. Ketika superego terlalu lemah untuk mengontrol impuls dari id, maka seseorang bisa saja berlaku seenaknya demi memenuhi/memuaskan keinginannya. Penyebab lemahnya superego karena adanya identifikasi yang salah terhadap orang tua pada masa anak-anak.

    4. Pendekatan Teori Belajar Sosial
    Bandura menyarakan bahwa peran model dalam melakukan penyimpangan yang berada di rumah, media, dan sub kultur tententu merupakan contoh yang memberntuk peirlau kriminal.

    5. Pendekatan Teori Kognitif
    Pendekatan ini mempertanyakan apakah pelaku kriminal memiliki pemikiran yang berbeda dengan mereka yang bukan kriminal. Para peneliti yakin bahwa pola berpikir lebih penting dari sekedar faktor biologis dan lingkungan dalam menentukan seseorang untuk menjadi kriminal atau bukan.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: