Breaking News

    Mengapa Perusahaan Tetap Mendapatkan Toxic Employee?

    Mengapa Perusahaan Tetap Mendapatkan Toxic Employee?

    Proses interview sulit mendeteksi pola perilaku ini. Sebagian besar kandidat cukup lihai dalam menyembunyikan perilaku toxic mereka selama proses interview berlangsung. Lebih sulit lagi bahwa faktanya kebanyakan orang tidak menyadari akan perilaku toxic dirinya sendiri, sehingga membuat interview mereka sama dengan orang yang lolos dengan “lie detector” karena mereka memercayai kebohongan mereka sendiri.

    Begitu juga referensi seringkali tidak bisa diandalkan, karena tidak ingin berurusan dengan hukum dan konflik dengan karyawan saat ini dan mantan karyawan mereka. Banyak referensi yang benar-benar tidak ingin membahayakan prospek kerja seseorang. Surat rekomendasi pun tidak bisa mendeteksi perilaku dari toxic employee.

    Banyak atasan mengalami kesulitan dan menangani secara efektif toxic employee dari berbagai laporan yang mereka terima. Mereka tidak mengetahui untuk waktu yang lama karena karyawan yang menyadari perilaku toxic mereka seringkali bisa menyembunyikannya dari atasan (seperti mereka melakukannya saat proses interview berlangsung). Karyawan lain yang menyadari akan toxic employee biasanya tidak melaporkannya kepada pihak yang berwenang karena takut dikira “mengadu” dan tidak ingin dikucilkan, dijauhi atau hal lain yang mungkin lebih buruk.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: