Breaking News

    Mengembangkan Model Kompetensi

    Mengembangkan Model Kompetensi

     Sumber daya manusia merupakan salah satu aset penting yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Agar dapat berperan dan memberikan kemajuan bagi perusahaan, sumber daya tersebut perlu dikelola serta dikembangkan demi tercapainya tujuan perusahaan. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam menjaring calon karyawan yang sesuai dengan visi, misi dan core value perusahaan adalah melalui proses rekrutmen dan seleksi dengan menggunakan pengukuran psikologis yang terstandardisasi. Namun, pada kenyataannya pendekatan ini tidaklah selalu berhasil dengan baik dalam meramalkan keberhasilan calon karyawan pada pekerjaannya kelak. Tidak sedikit pula yang mengalami kesulitan dalam menentukan kapasitas yang perlu dimiliki oleh calon karyawan  yang sangat diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaannya. Setiap karyawan perlu memiliki kompetensi yang tepat sesuai dengan jabatannya.

    Kompetensi diartikan sebagai seperangkat kemampuan yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat berhasil melakukan fungsi atau tugas dalam serangkaian pekerjaan. Kompetensi seringkali dijadikan sebagai dasar untuk menentukan tingkat pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mencapai sukses serta menjadi kriteria pengukuran yang baik untuk menilai pencapaian kompetensi. Saat ini sudah banyak organisasi, khususnya perusahaan-perusahaan berskala besar yang telah mulai menggunakan model-model kompetensi (competency models) untuk membantu mereka mengenali keterampilan-keterampilan, pengetahuan dan karakteristik pribadi yang dibutuhkan untuk berhasil mencapai kinerja yang optimal. Sebuah model kompetensi adalah sekumpulan kompetensi yang secara bersama-sama dapat menentukan kinerja yang sukses dalam lingkungan kerja tertentu. Model kompetensi merupakan dasar penting dari fungsi sumber daya manusia seperti rekrutmen, pelatihan dan pengembangan, dan manajemen kinerja.

    Kita dapat merancang berbagai macam bentuk model kompetensi, namun pada umumnya sebuah model kompetensi memiliki beberapa unsur berikut :

    1. Nama kompetensi dan definisi secara rinci. Misalnya model kompetensi “Teamwork” yang didefinisikan sebagai membangun hubungan interpersonal; bekerja sama secara efektif dengan orang lain; mematuhi dan mendukung keputusan kelompok.
    2. Deskripsi kegiatan atau perilaku yang terkait dengan kompetensi lainnya. Misalnya perilaku yang dapat dikaitkan dengan kompetensi “Teamwork” adalah penanganan perbedaan gaya kerja yang efektif ketika bekerja dengan rekan kerja, memanfaatkan kekuatan orang lain dalam sebuah tim untuk dapat menyelesaikan pekerjaan, mengantisipasi dan menangani potensi konflik secara langsung dan efektif, memotivasi orang lain untuk berkontribusi memberikan pendapat dan saran, dan menunjukkan komitmen pribadi untuk tujuan kelompok.
    3. Diagram model. Biasanya, model (atau ringkasan model) disajikan sebagai grafis visual yang menarik. Penyajian model dalam bentuk grafik membantu penggunanya untuk dapat memahami dengan cepat fitur-fitur kunci dari model kompetensi.

    Beberapa model kompetensi meliputi informasi tentang keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk berbagai tingkat keahlian, atau informasi tentang tingkat kompetensi yang dibutuhkan pada tingkat pekerjaan yang berbeda.

    Penerapan model-model kompetensi dalam sistem Manajemen Sumber Daya Manusia saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat lagi dihindari oleh organisasi. Hal ini didasarkan atas kenyataan bahwa dengan penerapan model-model kompetensi ini akan dapat memberikan nilai tambah yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa aplikasi model-model ini. Oleh karena itu, agar penerapan model-model kompetensi dapat memberikan nilai kompetitif, maka peroses pengembangannya harus direncanakan dengan baik dan selaras dengan misi, strategi, tantangan-tantangan, maupun sasaran-sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi. Selain itu juga harus memenuhi kebutuhan mendasar dari organisasi, mudah dilaksanakan, dan dapat menunjukkan hasil yang cepat.

     

     

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: