Breaking News

    Mungkinkah Bisa Kuliah Lagi Setelah Bekerja?

    Mungkinkah Bisa Kuliah Lagi Setelah Bekerja?

    Pada saat baru lulus S1, yang pertama kali ada dalam pikiran adalah segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai harapan. Memang ada yang langsung meneruskan kuliah ke jenjang berikutnya, namun ini relatif lebih sedikit dibanding yang memilih langsung bekerja. Setelah mendapat pekerjaan, dan bekerja beberapa tahun, muncul keinginan untuk kuliah lagi.

    Pada umumnya keinginan untuk melanjutkan kuliah lagi didasarkan atas:

    1. Ilmu yang diperoleh dirasakan tidak mencukupi

    Setelah merasakan bekerja beberapa tahun dan dihadapkan pada berbagai persolan, sering kita merasakan bahwa ilmu yang kita peroleh tidak memadai lagi untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Bagi perusahaan besar, pendidikan dilakukan rutin bagi para karyawannya, namun tetap saja diperlukan pendidikan yang lebih bersifat konseptual.

    2. Terjadi kejenuhan dalam bekerja

    Pekerjaan yang bertumpuk, masalah yang tak pernah ada habisnya, membuat seluruh energi kita tersita. Disinilah mulai muncul ingin mencoba hal lain, antara lain dengan kuliah lagi.

    Apabila perusahaan memberikan kesempatan para karyawan untuk melanjutkan ke S2 dan dibiayai perusahaan, maka kita patut bersyukur. Namun ada perusahaan, yang mensyaratkan agar kuliah dilakukan sambil bekerja karena tenaga karyawan tadi sangat dibutuhkan oleh perusahaan.

    Apapun yang pilihan yang akan digunakan, maka perlu dipersiapkan hal-hal sebagai berikut:

    • Persiapkan mental istri/suami dan anak-anak. Mereka perlu diajak diskusi, karena situasi akan sangat berbeda apabila ayah atau ibu kuliah lagi. Kemungkinan perhatian pada keluarga akan berkurang, anak-anak dituntut untuk lebih mandiri, dan diharapkan dukungan pasangan agar manajemen rumah tangga tetap dapat berjalan mulus.
    • Persiapkan mental diri kita sendiri. Sesibuk apapun pekerjaan, tentu sangat berbeda dengan kesibukan kuliah, apalagi jika kuliah dilakukan sambil tetap bekerja. Apabila persiapan mental kurang, maka akan terjadi putus sekolah di tengah jalan, atau kuliah akan tertunda-tunda selesainya.
    • Manfaatkan waktu yang ada sebaik-baiknya. Buatlah dua atau tiga langkah kedepan, artinya apabila ada waktu, tugas-tugas dapat dikerjakan jauh sebelumnya, sehingga apabila ada halangan (karena ada tugas keluar kota yang tak dapat ditinggal, atau ada keluarga yang sakit), maka kita tetap dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Hari-hari libur juga dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas, tentunya setelah anak-anak mendapatkan perhatian.
    • Kita harus punya target waktu kapan harus lulus, serta disiplin dalam bidang pekerjaan maupun tugas-tugas kuliah. Harus diingat, tanpa disiplin, waktu untuk menyelesaikan kuliah akan lebih lama, dan akan makin memberatkan keluarga, apalagi jika yang melanjutkan kuliah adalah seorang ibu.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: