Breaking News

    Peran Big Data dalam Market Research

    Peran Big Data dalam Market Research

    Dewasa ini big data bisa memiliki banyak peran dalam memajukan bisnis. Salah satunya adalah dengan mengubah bagaimana cara bisnis mengkonversi pelanggannya. Seperti banyak ditulis sebelumnya big data adalah inti dari teknologi untuk memahami lebih jauh kebutuhan pengguna. Ini juga yang akhirnya dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan dan mengubah cara-cara konversi pengguna.

    Big data tidak hanya membantu atau mengoptimalkan sebuah bisnis untuk memahami pelanggan, big data lebih dari itu. Big data merevolusi cara-cara bisnis memandang pelanggan. Termasuk cara baru untuk memasarkan. Tentu semuanya disesuaikan untuk menjangkau lebih banyak dan lebih personal pelanggan-pelanggan dari bisnis.

    Bisnis mulai memanfaatkan big data untuk mengetahui lebih lanjut pertimbangan-pertimbangan dalam melakukan strategi marketing. Hasil analisis dari big data bisa menghasilkan sebuah wawasan yang berguna untuk menghasilkan sebuah strategi marketing yang tepat sasaran.

    Terdengar mudah memang, tapi dalam prakteknya banyak menemui kendala. Seperti kesesuaian dan keakuratan data hingga kevalidan data. Big data, sama seperti teknologi lainnya, membawa bisnis ke level selanjutnya.

    Dalam implementasinya, penerapan analisis big data cocok untuk berbagai bidang bisnis. Berikut ini saya coba listing-kan beberapa contoh studi kasus penggunaannya:
    1. Perusahaan telekomunikasi dapat memanfaatkan analisis big data untuk mencegah churn pelanggan, dan juga merencanakan cara terbaik untuk mengoptimalkan jaringan nirkabel baik yang baru maupun yang sudah ada.

    2. Marketing dapat menggunakan big data untuk melakukan analisis sentimen untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan yang dipasarkan.

    3. Perusahaan asuransi dapat menggunakan analisis big data untuk mengkategorikan pengajuan asuransi yang dapat segera diproses, dan mana yang perlu divalidasi dengan dilakukan kunjungan oleh agen asuransi.

    4. Perusahaan ritel dapat menggunakan informasi dari social media seperti Facebook, Twitter, Google+ yang disimpan dengan teknologi big data, yang selanjutnya digunakan untuk menganalisis bagaimana perilaku, persepsi pelanggan terhadap suatu produk atau brand dari perusahaan.

    Sumber:
    https://dailysocial.id/post/
    http://jasariset.net/article/

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: