Breaking News

    Ranah Bidang Penggunaan MMPI

    Ranah Bidang Penggunaan MMPI

     Minnesota Multiphasic Personality Inventories (MMPI) sering digunakan pada bidang klinis untuk mendeteksi psikopatologis. Minnesota Multiphasic Personality Inventories (MMPI) digunakan untuk subjek-subjek yang normal dalam lingkungan konseling, pekerjaan, medis, militer, dan forensik. Data dari MMPI-2 penilaian sangat berguna dalam pengaturan kesehatan kerja dalam presentasi kompleks dimana keraguan tentang apa yang benar-benar salah dengan pasien ada. Sebagai contoh, MMPI-2 biasanya harus bisa mendeteksi secara tidak sadar atau sadar somatizing berpura-pura sakit pada pasien. MMPI 2 juga dapat digunakan untuk menilai stabilitas psikologis pada pekerja di berisiko tinggi ‘profesi’ seperti pilot pesawat, polisi atau pekerja dalam industri tenaga nuklir.


    Popularitas MMPI sampai saat ini masih sangat dipercaya, terutama di Indonesia sebagai alat resmi diagnosa gangguan jiwa oleh psikiater dan di bidang psikologi kalah populer alat inventori ini dengan alat-alat tes lain. Kemungkinan besar karena alat ini dianggap hanya untuk mengukur gangguan jiwa dan jumlah item yang dirasa cukup banyak sehingga para psikolog cenderung mengabaikan. Padahal selain penggunaan secara klinis, alat ini dari dulu sudah diakui untuk mengukur fit and proper test oleh psikiater terhadap klien yang akan menduduki jabatan termasuk calon presiden RI yang dilakukan oleh psikiater dari RSPAD. Jadi alat ini tidak selamanya digunakan untuk mendiagnosa gangguan klinis saja namun dapat melihat gambaran untuk kepribadian terutama dinamika psikologis yang terkait dengan aspek kesehatan jiwa secara umum.


    Secara umum MMPI/MMPI-2 dapat digunakan untuk:


     

    1. Evaluasi pasien gangguan jiwa untuk membantu status kesehatan mentalnya.
    2. Alat menilai simptom untuk menentukan perawatan yang sesuai.
    3. Alat menilai pasien untuk melakukan perencanaan perawatan.
    4. Evaluasi efek dari perawatan atau terapi.
    5. Alat penelitian epidemilogi menggunakan kriteria kepribadian.
    6. Alat penilai kepribadian untuk posisi publik seperti polisi, tentara, pilot, pemadam kebakaran, calon bupati-gubernur-presiden, pejabat lain dan jabatan-jabatan lain yang penting untuk dilihat kesehatan jiwanya.
    7. Alat penelitian psikologi terutama menentukan perbedaan kriteria kepribadian.
    8. Alat penelitian genetika kepribadian.
    9. Alat penelitian dengan konteks budaya yang berbeda.
    10. Evaluasi kesehatan mental orang tua.
    11. Evaluasi kesehatan mental tersangka (alat forensik kesehatan mental).




    Sumber:
    Tes Inventory, http://www.mercubuana.ac.id

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: