Breaking News

    Sekilas Tentang Assessment Center

    Sekilas Tentang Assessment Center

    Pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan, dampaknya memang besar. Baik itu kemajuan sebagai prestasi, maupun penurunan yang merupakan resiko. Salah satu yang berpengaruh dan berisiko adalah pengambilan keputusan dalam penempatan pegawai berdasarkan rekomendasi atau seleksi.

    Terkadang pegawai terbaik yang lolos melalui psikotes pun dalam jabatannya ternyata tidak mampu menunjukan apa yang menjadi kemampuannya. Ia melakukan tindakan atas apa yang menjadi pemikirannya. Psikotes memang penting, tapi hasilnya tidak secara jelas bisa menunjukan kelayakan pemenuhan syarat atas jabatan yang akan diberikan padanya. Demikian juga dengan rekomendasi atau prestasi yang saat ini dilihat. Semua itu kita lihat saat ini, sementara yang dibutuhkan tentu saja untuk masa mendatang. Jadi, agar kelemahan dalam proses seleksi ini bisa dilengkapi maka gunakan metode Assessment Center.

    Assessment Center adalah suatu metoda penilaian yang digunakan untuk menilai dan mengevaluasi kapasitas seseorang secara komprehensif berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang ditetapkan secara sistematis dari hasil analisis pekerjaan, sehingga diharapkan hasil yang diperoleh mampu menggambarkan kriteria spesifik sesuai yang dituntut oleh persyaratan jabatan yang ada. Metoda ini lebih lazim digunakan untuk menilai kemampuan calon yang akan diproyeksikan untuk menduduki posisi manajerial, baik calon dari luar perusahaan, maupun untuk kepentingan promosi jabatan.

    Sebelum Assessment Center dilakukan, diperlukan sejumlah langkah persiapan atau tahap Pra-Assessment Center, yaitu:

    1. melakukan analisis pekerjaan

    2. menentukan kriteria sukses jabatan tersebut

    3. menentukan dimensi atau persyaratan jabatan

    4. menetapkan bentuk simulasi

    5. menyusun materi untuk simulasi.

    Kemudian dalam pelaksanaan proses asesmen, assessor atau si penilai memegang peran yang penting dan dominan karena ia harus mengikuti dan mengamati seluruh proses dengan seksama untuk mengevaluasi setiap dimensi yang telah ditetapkan dan memberikan nilai sesuai dengan format yang telah ditentukan. Oleh karena itu assessor seyogianya adalah seorang yang benar-benar terlatih dalam bidangnya, baik dalam bidang pemahaman perilaku manusia maupun pemahaman dalam bidang pekerjaan yang diamati.

    Jumlah assessor yang disarankan adalah 3-4 orang dengan jumlah assessees (yang dinilai) 6-8 orang per assessor. Pelaksanaan asesmen biasanya Sekitar 2-3 hari, dengan menggunakan beragam bentuk simulasi yang ada. Untuk menyiapkan hasilnya, assessor memerlukan waktu 2 hari lagi untuk mendiskusikan dan menganalisa hasil pengamatan dan penilaian assessor terhadap assessee, membuat laporannya, dan memberikan umpan-balik (feedback) atas kesimpulan yang didapat dari hasil penilaiannya tersebut.

    Sumber:

    www.pakarkinerja.com
    www.rajapresentasi.com

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: