Breaking News

    Tips Menjadi Seorang yang Asertif

    Tips Menjadi Seorang yang Asertif

    Perilaku asertif merupakan sebuah sikap dalam mempertahankan pendapat atau ide/saran yang berdampak positif namun dengan cara yang dapat diterima kedua belah pihak tanpa merasa adanya paksaan atau tekanan.  Sikap asertif merupakan tindakan agar tidak dijadikan obyek penderita oleh pihak kedua, namun dengan membangun hubungan saling mengerti.  Perilaku asertif Anda dapat memberikan beberapa manfaat, seperti Anda tidak membiarkan orang lain mengambil manfaat dari kondisi yang Anda alami, dan Anda memberikan kebebasan bagi orang lain untuk mengungkapkan apa yang dirasakan. Hal tersebut dapat membuat kedua belah pihak yang berkomunikasi merasa nyaman, tidak ada yang merasa ingin menyakiti lawan bicaranya dan tidak ada yang merasa disakiti hatinya.

    Berikut adalah beberapa tips untuk menjadi seorang yang asertif, yang dikutip dari Buku 7 Habits Effective People karya Stephen R Covey.

    1.  Berbicara dengan Percaya Diri.

    Percaya diri sangat penting dalam sebuah komunikasi, dengan adanya keyakinan akan kemampuan diri Anda, sebuah pembicaraan menjadi mengalir dengan natural, tanpa perlu adanya modifikasi atau manipulasi.  Sikap percaya diri akan apa yang ingin Anda ungkapkan menjadi pintu keberhasilan sebuah perilaku asertif.  Anda tidak mungkin meyakinkan orang lain tanpa adanya keyakinan pada diri sendiri terlebih dahulu.

    2. Mengekspresikan Pikiran dan Perasaan dengan jelas.

    Dalam penyampaian Ide dan Saran, Anda perlu menjelaskan dan mengeksloprasi semua pikiran dan perasaan terkait dengan pendapat tersebut.  Tidak harus mencari-cari kata asing agar terlihat cerdas, atau mengarang padanan kata yang pada akhirnya tidak mudah dimengerti dan dipahami lawan bicara.

    3. Biasakanlah memandang Wajah orang yang Anda ajak bicara ketika berbicara dengannya.

    Percaya diri akan mengalirkan pembicaraan secara alamiah, dan Anda tentu akan bersikap jujur kepada lawan bicara.  Tatapan atau pandangan mata Anda akan terlihat tenang dan nyaman pada saat komunikasi terjalin.  Memandang wajah akan menambah keyakinan Anda dan kepercayaan orang lain terhadap pendapat yang disampaikan.

    4. Biasakanlah mengungkapkan pendapat Anda secara jujur dan terbuka pada orang lain.

    Kebenaran merupakan keberhasilan dalam sebuah komunikasi, dan kebenaran tidak harus berlebihan.  Sikap jujur akan menambah percaya diri Anda menjalin hubungan komunikasi.  Sikap asertif adalah jujur dalam menyampaikan pendapat dan keterbukaan menjadi jembatannya.

    5. Merespon Emosi dengan cara yang sehat.

    Pembicaraan yang tidak jujur cenderung berlangsung dengan tensi tinggi, dan memungkinkan terjadinya respon negatif dari semua pihak.  Namun pada saat semua hal disampaikan dengan jujur serta percaya diri, maka Anda akan dapat merespon emosi dan perasaan dengan tenang.  Komunikasi dua pihak terjadi tanpa adanya agresifitas atau sikap defensif.

     

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: