Breaking News

    Tips Menyusun Struktur Organisasi yang Sesuai dengan Masa Kini

    Tips Menyusun Struktur Organisasi yang Sesuai dengan Masa Kini

    Dalam beberapa perusahaan, adanya struktur organisasi adalah hal yang sangat penting. Sekecil apapun perusahaan anda, bila memang dibutuhkan, struktur organisasi dapat membantu untuk memperjelas pekerjaan dan alur komunikasi yang diharapkan terjadi. Selain itu, adanya struktur organisasi dapat membentuk batasan-batasan antar jabatan yang diharapkan dapat meminimalisir overlapping position yang biasanya dapat mengganggu kinerja antara satu karyawan dan lainnya.

    Dalam penyusunannya, struktur organisasi pun ikut berkembang seiring dengan berkembangnya suatu perusahaan tersebut. Maka dari itu, penting untuk terus memperbaharui struktur organisasi perusahaan Anda dari waktu ke waktu. Belum lagi maraknya perusahaan-perusahaan besutan kaum milenal seperti industri startup dan inovasi teknologi lainnya. Bukan berarti industri tersebut tidak membutuhkan struktur organisasi, bukan? Nah, berikut adalah cara untuk membuat sebuah struktur organisasi yang sesuai dengan masa kini, agar pekerjaan dapat menjadi lebih efektif.

    1. Buat value

    Adanya kode moral dan etika yang dapat membantu menentukan apa yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan dan menunjang tercapainya visi perusahaan.

    2. Visi & Misi perusahaan.

    Harapan dari founder perusahaan di masa depan harus dimaknai pula oleh para pekerjanya. Agar bisa tersampaikan, maka sebaiknya dicantumkan dalam sebuah visi dan misi. Berikut poin-poin penting yang harus ada dalam sebuah visi.

    • Memenuhi keinginan para stakeholder
    • Sesuai dengan kondisi organisasi
    • Menetapkan standar yang paling tinggi
    • Menjelaskan tujuan dan arah perusahaan
    • Menginpirasi dan mendorong untuk berkomitmen
    • Merepresentasikan keunikan perusahaan
    • Mudah diucapkan

    3. Analisis fungsi struktur organisasi pada perusahaan

    Fungsi struktur organisasi seperti alur komando, alur komunikasi, dan workflow harus di analisis sedemikian rupa agar pada saat struktur organisasi sudah terbentuk, struktur organisasi tersebut akan bekerja secara maksimal dan menjadi template bagi pekerja yang menempati jabatan dalam struktur tersebut.

    4. Buat Job Description secara detail

    Salah satu masalah yang disebutkan di atas adalah overlapping position. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya job description yang jelas, pekerja yang terlalu rajin dan mengambil pekerjaan di luar tugasnya, lalu atasan yang menginstruksikan pekerjaan bukan pada pekerja yang tepat. Jika job description sudah dibuat dengan detil, baik atasan maupun bawahan, akan bekerja mengacu pada job description.

    5. Right man on the right place

    Jika struktur, workflow, dan job description sudah ada, tahap selanjutnya adalah melakukan placement. Pada saat melakukan placement, kita tidak bisa sembarangan menempatkan seseorang dalam suatu jabatan atau pekerjaan. Kita harus menganalisa sejak proses rekrutmen orang seperti apa yang perusahaan butuhkan dan cocok untuk menempati posisi tersebut. Jika tidak, akan muncul ketidaknyamanan dan ketidakefektifan dalam bekerja. Yang mana nanti akan berpengaruh pada performa perusahaan.

    Membuat struktur organisasi bisa sangat fleksibel tergantung kebutuhan perusahaan. Karena akan terjadi dinamika pada saat perusahaan berjalan. Namun poin-poin diatas bisa membantu mengarahkan untuk membuat struktur yang lebih efektif dan berjangka panjang.

    Related posts

    Leave a Reply

    %d bloggers like this: